Artikel

Tantangan Konsultan Akuntansi di Indonesia
Admin - Kamis, 22 Oktober 2015

Profesi sebagai akuntan termasuk konsultan akuntansi di tanah air dapat dikatakan tak terlalu banyak bila dibandingkan jumlah penduduk Indonesia

Kondisi ekonomi global saat ini memang masih berada dalam keadaan krisis, tetapi kita bisa merasa tenang karena beberapa indikator perekonomian di tanah air masih memperlihatkan kekuatan yang maksimal. Dampak dari kondisi ini tentu adalah kebutuhan tenaga kerja profesional dalam bidang keuangan dan akuntansi seperti contohnya konsultan akuntansi. Bagi sebuah perusahaan kebutuhan pada ahli yang kompeten di bidangnya tersebut tak bisa dikesampingkan. Profesi-profesi yang akan terus berkembang seiring dengan perkembangan dalam dunia bisnis adalah profesi dalam bidang keuangan, akuntansi, dan perpajakan. 

Dapat dikatakan bahwa akuntansi adalah bahasa bisnis sehingga keilmuan ini dibutuhkan bila ingin melakukan bisnis, setiap transaksi harus dicatat untuk kemudian diperiksa oleh konsultan akuntansi. Sayangnya kondisi tersebut tak secerah kenyataan yang terjadi di tanah air karena jumlah akuntan publik di Indonesia hanya mencapai 1000 orang yang sangat tidak sebanding dengan lebih dari 250 juta jumlah penduduk Indonesia. Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya keadaan ini adalah karena masyarakat belum menyadari bahwa profesi ini sangat dibutuhkan sehingga tak banyak diminati. 

Tantangan untuk para konsultan akuntansi di tanah air

Hal ini merupakan tantangan bagi profesi tersebut. seharusnya pekerjaan dalam bidang keuangan bisa menjadi profesi favorit dalam dunia tenaga kerja, karena semua jenis perusahaan tanpa kecuali selalu membutuhkan konsultan akuntansi. Dengan demikian mereka-mereka inilah yang paling mengerti kondisi perusahaan. Untuk bisa sukses menekuni profesi ini tentu saja Anda harus  memperkaya kemampuan karena perusahaan mana yang mau mempekerjakan staf dengan kompetensi minimal.

Selain menempuh pendidikan formal di Universitas mulai dari jenjang S1, S2, bahkan hingga S3, Anda bisa membekali diri dengan menambah pengetahuan melalui kursus-kursus resmi dan tersertifikasi. Untuk seorang akuntan, jenis kursus yang bisa diambil adalah CPA atau Certified Public Accountant dan CMA atau Certified Management Accountant. Beberapa universitas ternama di tanah air telah menyediakan fasilitas tersebut seperti Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, dan Atmajaya. Biaya yang harus dikeluarkan memang tak murah, tetapi semua itu tergantung dari materi dan durasi kursus. 

Untuk kursus bagi konsultan akuntansi atau akuntan selama 3 hingga 6 bulan, Anda harus mengeluarkan dana yang besar. Selain itu, Anda juga harus banyak membaca dan belajar untuk mengetahui perkembangan terbaru berikut peraturan-peraturan baru mengenai perhitungan keuangan atau kebijakan baru tentang keuangan yang dikeluarkan oleh institusi resmi pemerintah. Saat ini setiap akuntan harus memiliki pengetahuan tentang IFRS atau International Financial Reporting Standard 2012 yang menggantikan aturan yang berlaku sebelumnya yaitu IFRS 2009. Sementara kebijakan baru yang diterapkan oleh pemerintah adalah penerapan ISA atau International Standard on Auditing. Regulasi tersebut merupakan standarisasi global yang harus diikuti pula oleh Indonesia sebagai anggotan G20.

Secara umum, seorang akuntan juga dapat melakukan profesi di luar tugas utamanya, yaitu memberikan konsultasi tentang segala hal yang berkenaan dengan sistem informasi keuangan dalam suatu perusahaan atau konsultan akuntansi yang sering disebut pula sebagai konsultan SIA atau SIM. Di sini yang bersangkutan harus menguasai ilmu akuntansi dasar sesuai dengan bidangnya ditambah sistem teknologi komputerisasi yang berhubungan dengan penghitungan keuangan. Selain sebagai konsultan profesi-profesi yang berkaitan dengan bidang keuangan adalah:

Akuntan publik

Tugas akuntan publik adalah menyediakan jasa audit independen. Artinya, memeriksa, menganalisis, dan memberikan saran yang berterima umum atas laporan keuangan perusahaan yang menggunakan jasanya.

Akuntan manajemen

Akuntan manajemen adalah profesi yang dibutuhkan oleh semua perusahaan karena merupakan profesi akuntan yang berkewajiban untuk membuat laporan keuangan pada perusahaan tempat bekerjanya.

Auditor Internal

Seorang auditor internal bekerja di sebuah perusahaan dan bertugas untuk mengaudit perusahaan tersebut demi membantu manajemen untuk mencermati kondisi perusahaan.

Akuntan pemerintah

Akuntan profesional ini bekerja pada instansi pemerintah dan bertugas untuk melakukan analisa juga pemeriksaan keuangan terhadap laporan pertanggungjawaban keuangan yang berasal dari unit-unit organisasi dalam pemerintah. Pada umumnya mereka bekerja di bekerja di BPKB (Badan Pengawas Keuangan dan Pembagian) atau BAPEKA (Badan Pemeriksa Keuangan).

Demikianlah sekilas tentang profesi akuntan, termasuk konsultan akuntansi dan tantangannya di Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan!

Baca Juga
Hubungi Kami

  PT AMZ Wira Indonesia

bb 0818 100 813
email amz.kelas@gmail.com

Kursus Online
Blog
 
Copyright © 2015-2019 Kursus Akuntansi All Rights Reserved