Artikel

Sistem Akuntansi Pada Perusahaan Kecil Atau Home Industry
Admin - Selasa, 20 Oktober 2015

Walaupun masih tergolong perusahaan kecil atau menengah, sistem akuntansi keuangan yang tertib sangat dibutuhkan termasuk informasi keuangan perusahaan

Secara umum tentu sudah banyak diketahui bahwa sistem akuntansi keuangan adalah hal yang vital diterapkan pada perusahaan atau badan usaha termasuk usaha kecil seperti home industry. Sistem akuntansi ini dibutuhkan oleh manajemen untuk mengelola perusahaan dengan mencermati informasi keuangan. Secara garis besar, unsur-unsur yang dibutuhkan pada sistem akuntansi adalah formulir, jurnal, buku besar, buku pembantu, dan laporan keuangan.

Untuk mencapai tujuan suatu perusahaan yang pada umumnya adalah mencapai kemakmuran dengan mengembangkan usaha dibutuhkan faktor-faktor pembangun sistem akuntansi dalam kaitannya dengan kerjasama antar individu termasuk sumber daya lainnya. Sehubungan dengan hal itu, tujuan akuntansi keuangan secara lebih mendetail adalah, menyediakan informasi untuk pengelolaan kegiatan perusahaan yang baru, meningkatkan informasi oleh sistem yang telah tersedia meliputi kualitas, keakuratan penyajian, dan struktur informasi, dan terakhir sebagai sarana untuk mempertanggungjawabkan dan melindungi aset perusahaan.

Sistem akuntansi keuangan pada perusahaan kecil

Tetapi pada usaha-usaha yang dikelola secara tradisional sering ditemui sistem keuangan yang tidak rapi atau tak dicatat sesuai standar, atau bahkan tidak ada sama sekali. Seringkali bahan usaha kecil seperti misalnya perusahaan home industry bahkan telah berjalan belasan atau puluhan tahun tanpa menerapkan sistem keuangan yang tepat. Lalu bagaimana cara mengatasi permasalahan seperti ini bila yang bersangkutan atau pemilik usaha ingin mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi. Bisa juga bila perusahaan yang pada mulanya dimiliki secara perorangan kemudian dirombak menjadi CV atau hendak melakukan kerja sama dengan investor lain.

Hal pertama yang harus dilakukan sebagai solusinya adalah menghentikan kebiasaan lama dan segera memulai pencatatan keuangan dengan dengan tertib dan rapi atau mulai menerapkan sistem akuntansi keuangan. Yang paling penting adalah tekad dari pribadi yang bersangkutan untuk menghentikan kebiasaan lama dan segera memulainya secepat mungkin. Langkah-langkah berikut ini dapat menjadi panduan Anda jika saat ini Anda tengah berada di posisi demikian.

1. Menyusun sistem pajak dan akuntansi

Perusahaan yang Anda miliki baik pada lingkungan usaha menengah atau bahkan kecil idealnya memiliki prosedur transaksi standar yang berupa, prosedur kas, penjualan, pembelian, piutang, persediaan, utang, penggajian, perpajakan, aktiva tetap, dan pelaporan keuangan.

2. Staffing

Staffing adalah menyiapkan pegawai sesuai dengan tugas dan bagiannya sesuai dengan prosedur pada langkah pertama. Pada perusahaan kecil, untuk bagian pertama yaitu kas, bisa dirangkap oleh satu orang saja, sementara untuk perusahaan menengah bisa 2 orang yaitu, kasir dan cash accountant. 

3. Menyiapkan peralatan kerja

Untuk menjalankan berbagai prosedur akuntansi keuangan di atas, tentu dibutuhkan sarana berupa perangkat keras dan lunak. Idealnya terdapat komputer dengan software-software untuk menjalankan sistem keuangan seperti misalnnya Microsoft Excel. Jangan lupa perangkat seperti stempel, kwitansi, buku slip, folder-folder arsip dan peralatan adiministrasi lainnya.

4. Membuat neraca awal dan chart of accounts

Untuk dapat menghasilkan sistem akuntansi keuangan yang akurat Anda harus melakukan set up neraca awal dan chart of accounts. Neraca awal dan chart of accounts berfungsi untuk mencatat tiap transaksi dan kegiatan keuangan ke dalam akun. Ingatlah bahwa kesalahan pada neraca awal akan terus terbawa hingga ke laporan keuangan di masa-masa mendatang seterusnya.

5. Merealisasikan sistem akuntansi

Setelah semua perangkat akuntansi Anda siap untuk digunakan, berarti sekarang saatnya merealisasikan pencatatan keuangan secara disiplin dan tertib pada perusahaan Anda. Lakukan verifikasi, otorisasi, analisa, pencatatan, dan pengarsipan bukti pada setiap transaksi keuangan yang terjadi pada perusahaan Anda.

6. Evaluasi

Minimal setelah 1 bulan pertama Anda dapat melakukan evaluasi apakah sistem akuntansi keuangan benar-benar telah dijalankan pada perusahaan Anda dengan baik. Point-point yang harus Anda cermati seperti misalnya, apakah seluruh prosedur yang telah dirancang telah berjalan dengan baik dan lengkap? Apakah perlu penyempurnaan prosedur? Apakah ada sistem yang dapat diefektifkan tanpa mengesampingkan keakuratan data? Apakah ada perangkat administrasi yang harus diganti atau ditambah? Apakah perlu instalasi software akuntansi untuk mempermudah menjalankan sistem akuntansi? Apakah seluruh staf sudah dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal atau apakah ada yang memerlukan pelatihan?

Demikianlah beberapa langkah yang dapat membantu Anda untuk menerapkan sistem akuntansi keuangan walaupun skala usaha yang Anda miliki masih tergolong usaha kecil. Informasi keuangan yang rapi akan membantu Anda untuk mengembangkan usaha Anda.

Baca Juga
Hubungi Kami

  PT AMZ Wira Indonesia

bb 0818 100 813
email amz.kelas@gmail.com

Kursus Online
Blog
 
Copyright © 2015-2019 Kursus Akuntansi All Rights Reserved