Artikel

Seberapa Penting Kehadiran Akuntansi dalam Rumah Tangga?
Admin - Senin, 16 Oktober 2017

Bila mendengar kata akuntansi, apa yang ada di pikiran Anda? Sebuah bidang ilmu di perguruan tinggi yang membahas soal keuangan? Hal-hal yang berkaitan dengan neraca dalam sebuah aktivitas finansial bisnis dan perusahaan besar? 

Anggapan awam tersebut tidak salah, tetapi tidak mencakup keseluruhan pemahaman akuntansi yang sesungguhnya. Menurut AICPA (American Institute of Certified Public Accountant), akuntansi merupakan seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.  Sementara itu, Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 476 KMK 01 tahun 1991 menyatakan bahwa akuntansi ialah proses pengumpulan, penganalisaan, pencatatan, peringkasan, dan pelaporan terhadap suatu transaksi keuangan dari kesatuan ekonomi untuk menyediakan sebuah informasi keuangan bagi yang memerlukan informasi tersebut yang berguna dalam pengambilan keputusan.

Berdasarkan pendekatan tersebut, akuntansi sesungguhnya tidak hanya diterapkan untuk perusahaan. Akuntansi juga sangat mungkin diterapkan dalam rumah tangga dan kehidupan sehari-hari.

Lantas, seberapa penting kehadiran akuntansi dalam sebuah rumah tangga?

1. Mengetahui Secara Pasti Besarnya Jumlah Pemasukan dan Pengeluaran

Ini adalah manfaat paling dasar yang bisa Anda dapatkan dengan menerapkan ilmu akuntansi dalam kehidupan sehari-hari. Anda bisa melakukan pencatatan sederhana pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya secara rinci baik pada buku khusus maupun aplikasi keuangan yang banyak tersedia.

Jangan mengabaikan sekecil apa pun pemasukan maupun pengeluaran yang dilakukan termasuk hutang bila ada. Dengan demikian, Anda akan mengetahui nilai riil harta yang dimiliki. Hal ini juga akan membuat Anda lebih tenang seperti tidak lagi mengira-ngira ke mana sejumlah uang yang baru kemarin didapatkan.

2. Mengukur Kemampuan Financial

Dengan membuat neraca yang memuat rincian transaksi, Anda akan lebih mudah menemukan mana pemasukan dan pengeluaran yang bersifat rutin dan tidak. Ketika rutin melakukannya pun, Anda akan menemukan pula sebuah pola yang menjadi ciri khas transaksi rumah tangga Anda.

Anda pun bisa mengukur sendiri kemampuan finansial rumah tangga. Seperti contoh, dengan pemasukan sejumlah X dan pengeluaran sejumlah Y, maka kebutuhan yang dapat dipenuhi ada pada level A. Bila sudah mengetahui ini, Anda tentu dapat lebih bijak untuk membelanjakan harta sesuai dengan kemampuan.

3. Membuat Skala Prioritas dan Mengatur Strategi

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, penerapan akuntansi dalam rumah tangga akan membantu Anda membuat skala prioritas dalam membelanjakan dana. Pembelanjaan selama ini yang tidak terlalu krusial dapat digantikan dengan kebutuhan yang lebih mendesak.

Selaras dengan hal tersebut, pembukuan akuntansi juga akan membantu Anda mengatur strategi. Jika ada prioritas yang memiliki tingkat urgensi sama tinggi, maka Anda bisa "Membongkar Pasang" prioritas lainnya apakah dengan mengurangi pengeluaran atau dengan menambah pemasukan. 

4. Mempersiapkan Masa Depan 

Saat mengatur skala prioritas, seungguhnya Anda sudah menyiapkan apa yang akan dilakukan di masa mendatang. Dengan mengetahui sejak dini kemampuan finansial dan prospek yang akan didapatkan, Anda bisa lebih mudah untuk mencapai target seperti menabung untuk biaya pendidikan anak, menjamin fasilitas kesehatan dan lain-lain.

Anda bisa membuat perencanaan dalam jangka waktu penedek, menengah dan panjang. Jika persiapan ini sudah matang, tinggal atur strategi yang sesuai dengan melihat kondisi saat ini.

Baca Juga
Hubungi Kami

  PT AMZ Wira Indonesia

telp 0852 1338 0682
bb 0852 1338 0682
bb 5E9BB838
email amz.kelas@gmail.com

daftar online

testimoni peserta

Artikel Update
Sign Up for Newsletter



 
Copyright © 2015-2017 Kursus Akuntansi All Rights Reserved