Artikel

Hal-Hal yang Harus Ada dalam Catatan Atas Laporan Keuangan
Admin - Sabtu, 17 Oktober 2015

Catatan Atas Laporan Keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung hasil Laporan Keuangan sehingga informasi yang diberikan semakin jelas. Catatan ini bisa menjadi penguat untuk komponen-komponen lain di dalam laporan keuangan. Bagi setiap perusahaan, terutama jenis perusahaan terbuka atau Tbk, catatan laporan keuangan ini sangat diperlukan untuk memperjelas laporan keuangan sehingga ada banyak pemegang saham yang akan tertarik saat mereka menawarkan saham ke publik.  

Sebuah catatan atas laporan keuangan harus dibuat secara rinci sesuai dengan kondisi akuntansi perusahaan. Tidak ada satu informasi pun yang dapat tertinggal untuk dijelaskan dalam rincian catatan tersebut. Dengan catatan atas laporan keuangan yang lengkap, maka calon pemegang saham dapat mengetahui perusahaan secara detil serta memutuskan apakah mereka akan menanamkan modal atau tidak pada perusahaan tersebut.

Fungsi Catatan Atas Laporan Keuangan

Catatan atas laporan keuangan akan sangat diperlukan saat informasi-informasi penting yang diperlukan tidak bisa dicantumkan dalam laporan keuangan seperti laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas serta berbagai informasi lain yang harus dicantumkan. Informasi-informasi tersebut antara lain seperti;

  • Gabungan beberapa akun sejenis di dalam laporan keuangan. Hal ini harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan sehingga pengguna laporan ini dapat mengetahui akan hal tersebut.
  • Ketika sebuah perusahaan harus mendapatkan suntikan dana dari sumber lain guna mendukung biaya operasional seperti pinjaman bank. Perusahaan tersebut tentunya harus menggunakan salah satu aset untuk digunakan sebagai jaminan. Aset yang telah menjadi jaminan bank harus dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan agar pengguna laporan tersebut dapat mengetahui rincian ini. Dan masih banyak lagi hal-hal lain yang harus menjadi rincian detil dalam catatan setiap laporan keuangan.

Hal-hal yang Ditulis dalam Catatan Atas Laporan Keuangan  

Di dalam sebuah catatan atas laporan keuangan, beberapa hal yang harus ditulis secara umum adalah sebagai berikut;

  • Ulasan umum tentang perusahaan yang bersangkutan
  • Ikhtisar yang menjelaskan tentang kebijakan akuntansi perusahaan
  • Menjelaskan semua hal pada setiap akun dalam laporan keuangan dan juga berbagai informasi lainnya.
  • Penjelasan tentang dasar yang diambil untuk menyusun laporan keuangan serta kebijakan akuntansi yang diberikan pada setiap transaksi dan peristiwa penting dalam keuangan perusahaan.
  • Laporan yang tidak tercantum dalam laporan keuangan tapi diwajibkan di dalam PSAK.
  • Berbagai informaski lainnya yang perlu disajikan dengan wajar tetapi tidak disajikan di dalam laporan keuangan.

Bagian-Bagian dari Catatan Atas Laporan Keuangan

Bagian Pertama; berisi tentang gambaran umum perusahaan yang terdiri dari beberapa hal seperti riwayat pendirian perusahaan, penawaran umum efek perusahaan, serta nama anggota direksi dan dewan komisaris dan jumlah karyawan perusahaan.

Bagian Kedua; ikhtisar kebijakan akuntansi yang mengungkapkan dasar yang digunakan untuk mengukur dan menyusun laporan keuangan serta kebijakan akuntansi terhadap setiap peristiwa dan transaksi penting dalam perusahaan.

Bagian Ketiga; Mengungkapkan akun-akun dalam laporan keuangan, seperti kas, investasi, wesel tagih, piutang usaha, persediaan, pajak dibayar dimuka, biaya dibayar dimuka, aset lancar, aset tetap dalam berbagai jenis, hutang usaha, hutang pajak, pinjaman jangka pendek, wesel bayar, pendapatan dimuka, dan segala informasi penting lainnya yang harus dirincikan tentang akuntasi perusahaan. Hal ini juga termasuk rekonsiliasi antara prinsip akuntansi di Indonesia yang berbeda dengan negara lain. Informasi semacam ini diperlukan oleh perusahaan tertentu yang akan menjalin kerja sama dengan perusahaan asing atau kepentingan lainnya.

Dan masih terdapat banyak lagi informasi yang perlu diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan perusahaan. Catatan itu harus dibuat terinci sesuai dengan akuntansi dan kebutuhan perusahaan. Pembuatan catatan atas laporan keuangan terlihat sederhana namun dapat menguras tenaga karena begitu detilnya rincian yang harus diungkapkan ke dalam catatan. Oleh karena itu, seorang akuntan harus jeli dalam membuat catatan ini agar semua hal yang perlu diungkapkan dapat tertulis sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

Catatan atas laporan keuangan umumnya diperlukan oleh perusahaan yang harus mengungkapkan laporan keuangan secara terperinci hingga yang paling kecil. Diperlukan keahlian seorang akuntan professional untuk membuat catatan laporan keuangan semacam ini.

Baca Juga
Hubungi Kami

  PT AMZ Wira Indonesia

bb 0818 100 813
email amz.kelas@gmail.com

Kursus Online
Blog
 
Copyright © 2015-2019 Kursus Akuntansi All Rights Reserved